| Arah Terbang Sayap Rajawali |
|
|
|
| Written by hana lia joseph-tambuwun | |
| Dec 06, 2009 at 06:32 AM | |
|
Kita tidak pernah tahu aturan terbang seekor burung rajawali, karena kita tidak dapat memperhatikan dimana dia bertengger; tetapi ayat di atas (Ayub 39:29-33) memberikan pengajaran menarik untuk kita tahu kemana rajawali mengembangkan sayapnya dan terbang dengan tujuan yang pasti yaitu kearah SELATAN! Rajawali bersarang di bukit batu, bukan di atas jerami yang mudah terbakar dan matanya selalu waspada pada mangsa-mangsanya. Matanya tahu diarahkan ke mana. Sebagai manusia, tahukah kita kemana tujuan perjalanan yang berpotensi dan punya sasaran? Bukan sekedar hidup untuk perut dan hidup, karena keduanya akan binasa (1 Kor 6:13). Kalau kita masih sehat, biarlah kita persembahkan tubuh ini kepada Tuhan. Sementara kita berjalan mencapai tujuan itu, ada hal yang tidak bisa kita lupa bahwa dalam dunia yang penuh dengan tantangan ini harus diakui bahwa kita manusia terbatas dalam segala hal; itu sebabnya kita perlu Roh Kudus untuk mengarahkan hidup kita supaya kita tidak hanyut dibawa badai. Seringkali badai kehidupan menghalangi perjalanan untuk kita terbang seperti rajawali. Sebab itu mari periksa dahulu hidup kita, adakah sayap-sayap yang muali rusak? Sayap berbicara doa. Mulai ada yang tidak beres, sehingga membuat kita tidak bisa terbang tinggi. Kita tidak bisa mengembangkan sayap. Mari bersama kembali kita memeriksa hidup dan sasaran atau tujuan kita. Sayap juga berbicara tentang perjalanan yang jauh. Kita perlu sayap yang sehat (Mal 4:2). Kesembuhan pada sayap-sayap doa kita akan memampukan kita melanjutkan perjalanan dengan sorak kemenangan. Tinggalkan keluh kesah, lebarkan mata kita memandang ke depan seperti mata rajawali (ay. 32). Bila sayap kita serta mata kita sehat maka kita seperti rajawali akan mampu berdiam di bukit batu yang tinggi (ay.31) sebagai tempat perlindungan kita. Dalam kel 33:21-23, dikatakan Dia menudungi kita degan TanganNya. Saatnya kembali ke dalam tangan Tuhan supaya kita bisa jeli melihat apa yang baik. Kemuliaan serta terang Tuhan akan menyertai kita. Mari arahkan sasaran kita. Kita perlu tahu bahwa Allah bekerja dengan target (Kis 15:16-17). Di ayat 17 kita harus cari jiwa. Benahi doa dan puasa kita. Bila ada sayap-sayap yang mulai patah minta pemulihan dari Tuhan. Tetapkan target untuk 2010. Masuki tahun 2010 dengan kemenangan yang dari Tuhan. Amin!
|
|
| Last Updated ( Dec 06, 2009 at 06:38 AM ) |


Ringkasan Khotbah, Minggu, 22 November 2009
com
id
ru
de
org