Tuesday, September 30 2014
Statistics
Visitors: 6120519

Visitors detail:
Today82
Yesterday192
This Week274
This Month6697


Top 5 Country Domain :
 com4953872
 de75962
 id34548
 ru28474
 org17744


Top 5 Operating System :
Windows XP93832
Linux19233
Mac OS X17966
Windows Longhorn8750
Windows 20033896
Beth Eden ONline for Indonesia

69th Independence Day
Since August 17, 1945
Main Menu
Home
GPdI Beth Eden
Gallery Menu
Article
Download
EasyWorship
Games
IQ Test
Pelajaran Alkitab
Photo Album
RBC Daily Bread
Songs (with MP3)
Videos (YouTube)
Web Links
RSS News
Berita Dalam Negeri
Berita Dunia
Berita Olahraga
Info Kuliner
Info Sehat
Info Sepakbola
Home arrow Article arrow Ringkasan Khotbah arrow Persekutuan Pelayanan Dalam Kristus
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape


Persekutuan Pelayanan Dalam Kristus PDF Print E-mail
Written by dennz rex jr   
Mar 30, 2009 at 07:54 AM

Ringkasan Khotbah: Minggu, 22 Maret 2009

Ayat Pokok: Filipi 2:1-2 | Oleh: Sdri. Hana Lia Joseph

 

karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan (Filipi 2:2) 

ImageRasul Paulus memiliki hubungan yang akrab dengan jemaat di Filipi karena persekutuan jemaat yang kuat/mendukung dalam pekabaran Injil (Filipi 1:5). Namun rasul Paulus tidak cukup puas dengan keadaan persekutuan jemaat di Filipi. Ada standar/ukuran yang Paulus inginkan terjadi dalam persekutuan pelayanan anak-anak Tuhan, yaitu seperti dalam Filipi 2:2, kesempurnaan harus terjadi sampai taraf sehati sepikir dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan.

Mengapa hal ini sangat ditekankan oleh Paulus?. Karena hal ini berhubungan dengan hidup kita yang harus berpadanan dengan Injil Kristus (Filipi 1:27). Dalam Efesus 4:1 lebih dijelaskan bahwa hidup kita sebagai orang yang telah dipanggil harus berpadanan dengan panggilan itu. Sehingga jelas Paulus ingin mengingatkan bahwa seluruh kehidupan kita harus mencerminkan Kristus yang adalah pusat Injil itu, terlebih dalam persekutuan kita sebagai anak-anak Tuhan.

Untuk itulah Paulus mengajak jemaat agar sehati sepikir. Ini mengandung pengertian bahwa seluruh jemaat dalam menjalani hidup di dalam Kristus harus memiliki pengertian/pemahaman yang satu dalam kasih, yaitu kasih Kristus yang rela berkorban untuk jemaatNya. Satu dalam jiwa yaitu memiliki hati Kristus, dan satu dalam tujuan yaitu tujuan Kristus. Keseluruhan kasih, jiwa/hati serta tujuan Kristus semua terangkum dalam Yohanes 3:16 yaitu: Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Jadi jelas bahwa kasih, hati/jiwa serta tujuan Kristus adalah keselamatan bagi orang percaya.

Itulah mengapa dalam Filipi 2:1 ditekankan: "Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan". Hidup persekutuan dan pelayanan di dalam Kristus mengharuskan adanya kasih, sehati/sejiwa, serta satu tujuan orang percaya kepada orang percaya lainnya harus sepadan/sama dengan Kristus yang adalah pusat Injil. Dengan kata lain hidup orang percaya adalah untuk kesatuan jemaat. Apabila ada satu yang berdukacita, yang lain ikut merasakan dukacita. Demikian pula apabila ada satu yang bersukacita maka yang lain pun ikut bersukacita. Tejadi suatu kesatuan jemaat yang erat, sama seperti keadaan jemaat mula-mula (Kisah Rasul 2:44-45). Terjadi suatu keterikatan yang tak terpisahkan di antara jemaat orang percaya.

Ada suatu kepedulian yang kuat antar jemaat. Melalui Filipi 2:1, ada beberapa hal yang harus ada dalam persekutuan pelayanan jemaat di dalam Kristus, yaitu nasihat: adalah nasihat yang membangun dalam Firman Tuhan, menegur yang salah dengan kasih Kristus, penghiburan kasih: adalah penghiburan bagi yang tawar hati, persekutuan Roh: adalah persekutuan dalam Roh Kudus yang saling menguatkan, kasih mesra: adalah sabar terhadap semua orang, membalas kejahatan dengan kebaikan saling mengasihi di dalam Tuhan, belas kasihan: adalah membela yang lemah, murah hati, mau menolong. Hal ini memampukan kita untuk maju bersama-sama dalam persekutuan dan pelayanan di dalam Kristus. Tantangan, masalah, pencobaan tidak akan mampu menggoyahkan iman kita karena kita ada dalam komunitas jemaat yang kokoh/kuat dalam Kristus. Jemaat saling menjaga satu sama lain untuk tetap ada di dalam Kristus.

Dan karena adanya pemahaman yang sama tentang persekutuan pelayanan dalam jemaat maka antar jemaat tidak akan terjadi kesalahpahaman/perselisihan. Keseimbangan itu harus ada, karena kadangkala ada jemaat yang maunya melayani tetapi tidak mau dilayani sehingga timbul perasaan tinggi hati, tetapi sebaliknya ada juga jemaat yang hanya ingin dilayani saja tetapi tidak mau melayani sehingga menjadi beban bagi orang lain. Supaya hal itu tidak terjadi maka sebagai jemaat kehidupan kita dalam persekutuan dan pelayanan harus ada saling peduli satu sama lain. Itu semua agar supaya nama Tuhan Yesus Kristus saja yang ditinggikan dan dipermuliakan. Kiranya Tuhan memberkati. AMIN.

Last Updated ( Mar 30, 2009 at 08:14 AM )



Copyright © GPdI Beth Eden 04.04.2008. All rights reserved, 2008