Tuesday, September 02 2014
Statistics
Visitors: 6069734

Visitors detail:
Today71
Yesterday168
This Week239
This Month239


Top 5 Country Domain :
 com4926961
 de67409
 id34486
 ru28357
 org17507


Top 5 Operating System :
Windows XP93426
Linux17655
Mac OS X17335
Windows Longhorn8495
Windows 20033896
Beth Eden ONline for Indonesia

69th Independence Day
Since August 17, 1945
Main Menu
Home
GPdI Beth Eden
Gallery Menu
Article
Download
EasyWorship
Games
IQ Test
Pelajaran Alkitab
Photo Album
RBC Daily Bread
Songs (with MP3)
Videos (YouTube)
Web Links
RSS News
Berita Dalam Negeri
Berita Dunia
Berita Olahraga
Info Kuliner
Info Sehat
Info Sepakbola
Home arrow Article arrow Ringkasan Khotbah arrow Hal Mengikut Yesus
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape


Hal Mengikut Yesus PDF Print E-mail
Written by dennz rex jr   
Oct 12, 2008 at 09:13 PM

ImageRingkasan Khotbah Minggu Pagi, 05 Oktober 2008
Oleh: Ibu Pdt. Olfien Pangkey, STh
Ayat Pokok: Lukas 14:25-27

Uraian hidup manusia :
Usia 0 - 5 thn : masih belum bisa berbuat apa-apa.
Usia 5 - 12 thn : masa kanak-kanak.
Usia 12 - 17 thn : harus dijaga (masih mudah diombang-ambingkan).
Usia 17 - 25 thn : kuliah/bekerja (ada yang sudah mulai melayani Tuhan).
Usia 25 thn  - : menjadi  "dewasa".

Sejak usia berapakah kita mulai mengenal Tuhan? Dan sudah berapa tahun dalam kehidupan kita ikut dan melayani Tuhan? Allah telah memanggil kita dan pasti ada tujuanNya. Seharusnya kita mengikuti dan melayani Tuhan bukan karena ikut-ikutan atau hanya karena perintah manusia, atau juga hanya karena ingin diberkati saja.

Dalam ayat 25 ditulis: pada suatu kali banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalananNya. Apakah orang-orang ini sudah bertobat? Hal mengikut Yesus harus timbul dan ada dari dalam hati kita sendiri, jangan percuma mengikut Yesus karena dalam ayat 26-27 ditulis: jikalau seorang datang kepadaKu dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi muridKu. Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi muridKu. Dalam mengikut Yesus kita harus rela meninggalkan keluarga, orang tua dan orang yang kita cintai, kalau tidak maka kta tidak dapat menjadi murid Yesus. Yang dimaksud di sini yaitu apabila kita mengikut Yesus itu adalah bukan hal yang main-main, harus rela berkorban dan harus rela me-ninggalkan dan melepaskan segalanya dan menjadi pengikut Yesus. Ini juga berarti bahwa kita harus lepaskan semua hal yang mengikat kita, semua hal yang tidak berkenan kepada Allah, seperti kesombongan, keangkuhan, dosa, dan lain-lain.

Tuhan tahu bahwa manusia itu banyak dalihnya (baca: Lukas 14:16-20). Mengikut Yesus harus rela diejek/berkorban bahkan menderita karena Injil itu (2 Timotius 2:9), tetapi upah mengikut Tuhan juga luar biasa (baca: Markus 10:28-30). Betapa hebat kuasaNya, walaupun syaratnya juga tidak gampang. Tetapi Tuhan akan ganti seratus kali lipat pada saat ini, sekarang, apabila kita ikut Tuhan dengan sungguh-sungguh dan sesuai dengan ketetapan-ketetapan Firman Allah, bahkan Ia akan memberikan hidup yang kekal dan berkelimpahan kepada kita, dan tidak ada yang dapat merebut kita dari pemeliharaan tangan Tuhan (Yohanes 10:28).

Dan Allah akan selalu turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang percaya kepadaNya asal kita tetap tinggal dalam panggilanNya (1 Korintus 7:20), dan bersama dengan Allah kita dapat lakukan perkara-perkara yang gagah perkasa (Mazmur 108:14). Yesus telah memberikan hidupNya bagi kita ganti penghukuman dosa yang seharusnya kita alami yaitu kematian kekal, sekarang, maukah kita memberikan hidup kita kepada Yesus dan mengikut Dia sehingga janji Allah yaitu kehidupan kekal yang berkelimpahan menjadi bagian kita? Kiranya Tuhan tolong kepada kita. Tuhan memberkati. AMIN.  • [d.a]

 

Last Updated ( Jun 10, 2009 at 10:57 AM )



Copyright © GPdI Beth Eden 04.04.2008. All rights reserved, 2008